Deddy .ME

Let's Talk About .me

14 May 2010
1Comment

#36: Sang Pemikir itu Telah Pergi

Kemarin malam kembali saya menerima berita duka. Prof Nala, dosen saya, telah meninggal dunia. Kebetulan beliau mengajar tentang Filsafat Ilmu di S2 Bio Medik yang sedang saya ambil. Sekitar 2 atau 3 minggu yang lalu, saya masih bertemu beliau. Saat itu beliau mengatakan tidak enak badan dan suaranya serak sehingga tidak bisa mengajar.

Dibalik kesederhanaannya, beliau memiliki pemikiran yang begitu luas dan dalam. Memang cocok dengan bidang Filsafat Ilmu yang beliau ajarkan.

Saat ini dunia yang begitu cepat berubah. Akan banyak informasi yang lalu lalang dihadapan kita. Dan tak sedikit pula yang mengatasnamakan “ilmu pengetahuan” atau mencatut embel-embel “ilmiah”. Di sanalah kita sebagai manusia harus menggunakan nalar kita. Metode berpikir ilmiah yang sebenarnya, sehingga kita tidak terjebak pada informasi palsu yang ada.

Sudah bukan zamannya lagi kita menelan mentah-mentah ketika ada yang mengklaim suatu obat X dapat menyembuhkan penyakit Y. Atau suatu alat A dapat menetralkan racun B. Atau metode pendidikan P dapat meningkatkan kejeniusan anak sebesar Q. Perlu suatu pembuktian. Bukan sekedar data-data dan statistik.

Yang terlihat ilmiah belum tentu ilmiah betulan.

Terima kasih Prof, semoga amal baktinya diterima di sisi-Nya…

 

One Response to “#36: Sang Pemikir itu Telah Pergi”

  1. TuSuda says:

    Turut berduka atas kepulangan Sang Guru Besar yg sederhana, pakar usada Bali. Salam Hormat teriring doa dari kami para séjawat yg tugas di Kendari, Sultra.

Trackbacks/Pingbacks

Place your comment

Please fill your data and comment below.
Name
Email
Website
Your comment